Showing posts with label ARTIKEL. Show all posts

CINTA MENGHARUKAN

CINTA MENGHARUKAN
An Article by McShine

Sekali waktu, pernah ada seorang pria yang sangat mencintai seorang gadis. Pria ini sangat romantis, melipat 1000 kertas bangau sebagai hadiah kepada gadis itu. Meskipun, pada saat itu ia hanya seorang eksekutif di perusahaan kecil, masa depannya tampak tidak terlalu cerah, walaupun begitu mereka sangat bahagia bersama.Hingga suatu hari, gadis itu mengatakan kepadanya ia akan pergi ke Paris dan tidak akan pernah kembali.
Dia juga mengatakan bahwa, dia tidak bisa membayangkan masa depan apapun untuk mereka berdua, lalu gadis itu mengatakan “mari kita jalani kehidupan masing-masing dan berpisah, pria pun itu setuju.Ketika ia kepercayaan dirinya kembali, ia bekerja keras siang dan malam hari. Akhirnya dengan semua kerja keras dan dengan bantuan teman-teman, orang ini telah mendirikan perusahaannya sendiri …
“Kamu tidak pernah gagal sampai Kamu berhenti berusaha.” dia selalu berkata pada dirinya sendiri. “Aku harus berhasil dalam hidup!”Suatu hari sedang hujan, sedangkan pria ini mengemudi, ia melihat sepasang orangtua berbagi payung dalam hujan berjalan ke tujuan tertentu.
Bahkan dengan berpayungpun, orangtua itu masih basah kuyup. Tidak butuh waktu lama, dia menyadari mereka adalah orangtua mantan pacarnya yang pergi ke Perancis. Dalam hatinya pria itu ingin mereka untuk melihat dia dalam sedan mewah itu. Dia ingin mereka tahu bahwa ia tidak sama lagi. Dia telah memiliki perusahaan sendiri, mobil,kondominium, dll.
Dia telah berhasil dalam hidup! Sebelum pria itu menyadari, pasangan itu berjalan ke arah kuburan, dan ia keluar dari mobilnya dan mengikuti mereka … dan dia melihat mantan pacarnya,foto-nya tersenyum manis sepertibiasa kepadanya dari batu nisannya .. . dan ia melihat kertas bangau yang pernah dibuatnya dalam botol ditempatkan di samping makam sang gadis. Orangtua nya melihat kepada pria itu. Pria itu berjalan mendekat dan bertanya mengapa ini bisa terjadi. Mereka menjelaskan, gadis itu tidak meninggalkan Perancis sama sekali. Dia terserang kanker. 
Di dalam hatinya, ia percaya bahwa ia akan berhasil suatu hari nanti, tapi dia tidak ingin sakitnya menjadi penghalangnya … karena itu dia memilih untuk meninggalkan dia.Dia ingin orang tuanya untuk menempatkan kertas bangau itu di sampingnya, karena, jika hari itu datang ketika nasib membawa pria itu lagi padanya, maka dia bisa mengambil beberapa dari Kertas Bangau tersebut kembali dengannya.
Pria itu akhirnya hanya bisa menangis tersedu-sedu… :( "Cara terburuk untuk merindukan seseorang adalah duduk tepat di samping mereka, tapi mengetahui bahwa Anda tidak dapat memiliki mereka dan tidak akan pernah melihat mereka lagi.”

Sekali waktu, pernah ada seorang pria yang sangat mencintai seorang gadis. Pria ini sangat romantis, melipat 1000 kertas bangau sebagai hadiah kepada gadis itu. Meskipun, pada saat itu ia hanya seorang eksekutif di perusahaan kecil, masa depannya tampak tidak terlalu cerah, walaupun begitu mereka sangat bahagia bersama.Hingga suatu hari, gadis itu mengatakan kepadanya ia akan pergi ke Paris dan tidak akan pernah kembali.
Dia juga mengatakan bahwa, dia tidak bisa membayangkan masa depan apapun untuk mereka berdua, lalu gadis itu mengatakan “mari kita jalani kehidupan masing-masing dan berpisah, pria pun itu setuju.Ketika ia kepercayaan dirinya kembali, ia bekerja keras siang dan malam hari. Akhirnya dengan semua kerja keras dan dengan bantuan teman-teman, orang ini telah mendirikan perusahaannya sendiri ...
“Kamu tidak pernah gagal sampai Kamu berhenti berusaha.” dia selalu berkata pada dirinya sendiri. “Aku harus berhasil dalam hidup!”Suatu hari sedang hujan, sedangkan pria ini mengemudi, ia melihat sepasang orangtua berbagi payung dalam hujan berjalan ke tujuan tertentu.
Bahkan dengan berpayungpun, orangtua itu masih basah kuyup. Tidak butuh waktu lama, dia menyadari mereka adalah orangtua mantan pacarnya yang pergi ke Perancis. Dalam hatinya pria itu ingin mereka untuk melihat dia dalam sedan mewah itu. Dia ingin mereka tahu bahwa ia tidak sama lagi. Dia telah memiliki perusahaan sendiri, mobil,kondominium, dll.

Dia telah berhasil dalam hidup! Sebelum pria itu menyadari, pasangan itu berjalan ke arah kuburan, dan ia keluar dari mobilnya dan mengikuti mereka … dan dia melihat mantan pacarnya,foto-nya tersenyum manis sepertibiasa kepadanya dari batu nisannya .. . dan ia melihat kertas bangau yang pernah dibuatnya dalam botol ditempatkan di samping makam sang gadis. Orangtua nya melihat kepada pria itu. Pria itu berjalan mendekat dan bertanya mengapa ini bisa terjadi. Mereka menjelaskan, gadis itu tidak meninggalkan Perancis sama sekali. Dia terserang kanker. 


My Photo

Stop Trying and Just BE!

Stop Trying and Just BE!
An Article by MOCHAMAD MULKI

Guys, I made this one post all in English because my inspiration just flows
like that right now…. So enjoy it :)
Have you ever stumbled when you tried the stuff from this forum or my
ebook? Why is that?
Here, I give you a killer tips that will boost your performance to become a
real man…
This thing happened to me by the way…
When I still learning to be a real man and be good with woman, I also
stumbled a lot and felt everything I do Is useless… even though I get some
results, but it wasn’t the result that is supposed to be or the results that I
wanted…
And then I realize something FUNDAMENTAL and a SHIFT that comes to my
mind… which is, I am still “trying”…
I AM “TRYING” to be a REAL MAN and be good with WOMAN…
When I realize that, I changed the whole course of what I do… which is… I
was no longer “trying”… instead, i BECOME the REAL MAN…
And I got RAPID RESULTS!...
What do you mean xRoN? How can you “BE” without “TRYING TO BE”?

Well, let me explain this step by step… (This WORKS not only for WOMAN,
but every ASPECT of LIFE!)
Newbie always “trying to be” by DOING things that their MENTORS do…
Expert always “BE” by “BEING” and “THINKING” like what their MENTORS
do…
I give you example… Lets say you WANT to be RICH…
What newbie ALWAYS do is they’re LOOKING for what their MENTOR is
DOING, because they’re thinking that IF I DO WHAT THE RICH ARE DOING,
then I shall become RICH!
So they buy an EXPENSIVE LUXURY CAR,
One X-TRA LARGE LIMO for their beloved MAIDEN,
Eat expensive yet small amount of FOOD,
Buy 2 LARGE APARTMENT plus a HONEYMOON SUITE,
Ignore the APARTMENT they bought and stay at EXPENSIVE HOTEL,
Spend tremendous amounts of money for WOMAN,
And BUYING ALL what RICH people BOUGHT!...
They THINK that they will become RICH by following what RICH people
DO!...
And by the time the newbie REALIZE that what the RICH people ACTUALY
doing was INVESTING their money and only SPEND 10% of their money for
LUXURIOUS stuff… ITS ALREADY TO LATE FOR THE NEWBIE… why late?
Because THEY’RE ALREADY BROKE!...
Tragic eh?

Its all because the newbie is TRYING to be RICH.
Now lets look at what the EXPERT do!
What the expert do is BECOME RICH at that time WITHOUT even “TRYING”
to be rich!...
What do you mean again xRoN? Are you out of your mind? How can a
poor person SUDDENLY become RICH?
What I mean is… RICH is IN YOUR MIND! Not HOW MUCH MONEY YOU
HAVE!
So they are RICH because of their MIND is CAPABLE to make MONEY!...
and sooner or later, the money WILL FOLLOW!...
The expert have the MIND and the ATTITUDE of RICH PEOPLE which is
spend only 10% for luxurious stuff, investing their money, do business and
what’s mostly important is, they DON’T CARE or CRY because of FAILURE!
Even though it HURTS LIKE HELL!...
Isn’t it amazing to know that you can BE RICH RIGHT NOW?
Now, what is it got to do with WOMAN?
Well, STOP “TRYING TO BE” GOOD with WOMAN… and JUST BE GOOD
WITH WOMAN NOW!...
Aargh! What do you mean again xRoN? Your words are twisting my
head!...

Hahaha… if you have something you don’t understand, read again this
whole post… cuz when you GET IT, you’ll blast ahead…
Look at some of the things that the newbie “wanna be” good with
woman do:
1. Newbie knows to be good with woman they need to play “hard to get”
so they play it… when the woman “rejects” them or give IOD, they
“pretend” to be “hard to get” for 15 minutes… and after 15 minutes, the
newbie started to be stressed cause they think by “pretending” to play
“hard to get” the girl would like them! But the girl just RAN AWAY!... and
they wonder why but could find the answer…
2. Newbie knows not to call girls to often… means that they MUST not
CARE about woman that much… so they did it! They DON’T call girls that
much IN HOPE that the girls would call him… so the newbie DON’T CALL
girls to much but they EXPECT the girls to call him!... they FORGET the MUST
NOT CARE factor…
And ofcourse when the girls don’t call him back… they get FRUSTRATED
and begin to call the girls RAPIDLY and abandon the RULE of “they MUST
not CARE about woman that much” cause they think the RULE DOESN’T
WORK!
3. Newbie KNOWS about being ALPHA but they don’t GET what alpha is!...
a good example of this are EVERYWHERE!... a PUA wanna be guys always
think that to be a PUA he MUST be ALPHA!... that’s true… but what is
ALPHA? They got it wrong… they think ALPHA is kinda BADBOY RUDE
stuff… so they play it to woman! They become more RUDE and COCKY!
Become more ARROGANT and SELFISH! And those kind of things!

I even remember one day I was chatting in an international PUA chat
room and one of the “elder” told me not to ask questions and told me to
FUCK OFF!...
And when I asked the people there why is he being so RUDE, the people
at the chat room told me that he is ALPHA GUY!... and ALPHA is ALWAYS
do AMOG to everyone… so better not asking anything!
Hmmm… was it alpha?... OF COUSE NOT! What kind of ALPHA IS THAT?... I
was asking questions that should be answered and he told me to FUCK
OFF? Gezzz… that’s not alpha! That’s MACHO! I’ll tell you what alpha is
after this…
4. Newbie knows that ITS OK to loose a GIRL cause he GOT MILLIONS
MORE GIRLS FOR HIM! So he MUST NOT CARE about ONE GIRL! In pua term
we call it one-itis. So they played it! They “said” they don’t care! But they
hide the feelings of needy-ness inside them… they NEED the girl and CANT
let go!... but to make them looks cool and alpha, the lied and tell
everyone THEY DON’T NEED THE GIRL CAUSE THEY’RE NOT NEEDY!...
hmmm… keep that thoughts for long and within 5 years you’ll get stroke!...
Many more examples but lets stick to the topic shall we?... so what is it
that the TRUE REAL MAN does? Hmmm… check this out:
1. The Real Man knows about the “play hard to get” thing and they’re
playing it as TRUE as it is… they ARE hard to get… if the girls “rejects” them,
its ok… Real Man always said “hey, its her lost!”, he doesn’t even CARE
about it!... when newbie “pretend” to be BUSY and tell girls that they are
BUSY, the Real Man is TRULY busy… he find him self some activity that
makes him busy and tell that to the girl! When the girl is NOT passing his

AUDITION, he would just FORGET the girl right away… so HE IS HARD TO
GET!... He truly is…
2. Real Man knows that he is on his own RULES! He’s not afraid to call girls
not that much… when he’s busy, he don’t call… when he wants to, he
calls… its just that easy… if the girl “complain” about his “rare” call, he
would just explain how busy he is… if the girl can’t take it, he release her
1st hand! and don’t CARE after… the girl MUST understand… or else… bye
is his answer!
3. Real Man knows what Alpha is!... its not TO BE MACHO!... Alpha is
LEADERSHIP skills… Self Management Skills… Kindness… Problem Solving…
Mature… Smart… and ofcourse Damn Dangerous Attractive Sexy MAN…
that’s what Alpha is…
Think of Kings and Warriors… Responsible Heroes that Helps people…
Alpha is you got the Power to Help others… not you have power to ABUSE
and MOCK people up!
4. Real Man “really” doesn’t care about LOOSING a girl!... He is NOT
NEEDY AT ALL!... just as simple as TAKE ME or LEAVE ME!... no whining,
crying, hard feeling or cursing! He is in CONTROL of his own choosing! He
KNOWS there are lots of girls out there that WANT him… He WANTS
Woman but not NEEDING them at all… if he got girls, they MUST pass his
AUDITION or JUST BE FRIENDS…
And guess what? HE ALWAYS GET GIRLS CONSISTANTLY!... NO QUESTIONS
ABOUT IT!...
Interesting eh?... think about it!...

So if I met, listen and see someone who is very successful in business,
knowledge, woman or the thing he does, I wont ask him so much about
his “technique”, “system” or “how he do it”… but rather what was he
“thinking” that creates such a beautiful idea that makes him “tall” on his
feet, today!
Think of SYLAR from the movie HEROES… he TOOK the BRAIN of other
people who are special… why is it the brain?
Hmmm… I wonder…
With love not only for Woman, but also for You…

ps: if there’s a kind hearted alpha bro who wants translate this post into
indonesian language, please do and post it again here… I’ll be very
thankful for that :)

Created: May 13, 2013
My PhotoMy Photo

Mulailah dari mana anda berada

Start where you are at
(Mulailah dari mana anda berada)



An Article by Mochamad mulki

Saya banyak mendapat pertanyaan sehubungan dengan pembelajaran menjadi PRIA IDAMAN yang sebetulnya sangat mudah dijawab… tapi entah kenapa banyak yang tidak mengerti satu hal yang “crucial” ini…
Pertanyaannya adalah:
- Kenapa saya sudah melakukan X tapi ga dapet respon bagus ya?
- Kenapa dia BISA CEPAT BERHASIL, saya LAMBAT BERHASIL?
- Kenapa saya menggunakan TEKNIK X dan tidak berhasil sedangkan
yang lain BERHASIL?
- Apa yang salah dari yang saya lakukan? Semuanya sudah sesuai yang
lain lakukan, tapi tetap saya tidak berhasil…
Nah apakah pertanyaan diatas sering anda tanyakan ke diri anda sendiri maupun ke orang lain?
Mengapa seperti ada yang MENGHALANGI kesuksesan anda?
Apa sebetulnya yang MENGHALANGI langkah anda menjadi Pria Idaman setiap Wanita?
Yang menghalangi anda adalah LANGKAH ANDA SENDIRI…
Maksudnya?
Maksudnya adalah, sebelum anda MELANGKAH, lihat dulu dimana LEVEL anda berada...
Jangan pikir jika anda baru masuk TK bisa langsung KULIAH... tentu hal itu mustahil dilakukan. Bukan berarti anda TIDAK MAMPU masuk kuliah, tapi masih ada STEP atau LEVEL yang harus anda SELESAIKAN dulu baru bisa masuk KULIAH... yaitu SD, SMP dan SMU...Begitu juga soal Wanita…Jangan pikir wanita bisa langsung tergila-gila dengan anda kalau “confident” saja belum anda miliki...Jangan berharap bisa LANGSUNG MELANGKAH CEPAT jadi PRIA IDAMAN…Memang ada beberapa yang CEPAT dalam melangkah menjadi PRIA IDAMAN… tapi mereka sudah MELEBIHI LEVEL ANDA sekarang… ya jelas lah mereka cepat…LUCUNYA… sudah tau anda TIDAK BERHASIL masuk KULIAH karena “level” anda masih TK “ngotot” langsung KULIAH... anda malah BERUSAHA “NGOTOT” LEBIH KERAS LAGI UNTUK MASUK KULIAH…Itu sama saja buang-buang waktu… Kenapa tidak luangkan waktu anda untuk menempuh level selanjutnya dulu? yaitu SD, SMP dan SMU dan BARU KULIAH...Itulah STEP yang BENAR...LIHAT DULU dimana LEVEL anda berada sekarang... SELESAIKAN semua yang anda perlu selesaikan di LEVEL anda, baru melangkah ke LEVEL berikutnya dan jangan MELOMPAT dari LEVEL 1 langsung ke LEVEL 10... itu
semua akan sia-sia, buang-buang waktu, energi, daya upaya dan hanya memberikan anda STRESS, DEPRESI dan SAKIT KEPALA yang tidak dapat disembuhkan oleh inza, neozep atau obat sakit kepala lainnya.Beberapa HAL yang menyebabkan anda INGIN melangkahi LEVEL anda
sekarang:
- Anda merasa TERLALU YAKIN dan EGO anda membesar, sehingga anda pikir anda SUDAH minta ampun jagonya dan tidak melihat LEVEL anda sebenarnya...
- Anda merasa SANGAT terpacu melihat TEMAN atau ORANG LAIN yang dengan CEPAT dapat MELEJIT ke LEVEL yang anda INGINKAN...
- Anda tidak tau STEP-STEP yang menunjukan LEVEL yang harus anda tempuh.

Nah oleh karena itu ini yang harus anda lakukan:
1. Jangan menggunakan EGO anda... sadarlah dimana LEVEL anda sekarang...
2. Jangan terhanyut dengan ILUSI sukses yang TEMAN atau ORANG LAIN dapatkan… selalu lihat diri anda sendiri dan menyadari dimana LEVEL anda.
3. Anda harus tau STEP nya... dimana stepnya? Lihat di post saya sebelumnya tentang hal ini... untuk mempermudah pencarian, lihat di halaman depan post pertama… disitu ada INDEX POST yang ada di thread ini…
Be Aware of Your Self,
Always say Love,

4mulgen.blogspot.com
My PhotoMy Photo

The Power of Just Do It

The Power of Just Do It

An Article by Mochamad mulki

Kadang Kepintaran dan Kejeniusan LOGIKA kita dapat menjadi HALANGAN yang sangat besar untuk kesuksesan kita…Banyak sekali kasus yang saya alami sendiri dan juga yang saya lihat
tentang kegagalan yang justru disebabkan oleh kepintaran dan kejeniusan berfikir…Kadang otak LOGIKA kita sendiri menantang dan menarik kita untuk
TIDAK MAJU dan hanya LARI-LARI ditempat… kita merasa sudah BERUSAHA dan MELAKUKAN yang terbaik, tapi pada kenyataannya itu
hanya dipikiran kita saja… jadi kita merasa MAJU DENGAN CEPAT dan BERLARI KEDEPAN, tapi kenyataannya kita hanya LARI DI TEMPAT…
Contohnya, jika saya melihat seorang gadis cantik sedang duduk sendiri di starbuck dan browsing internet menggunakan laptopnya, sudah tentu
saya INGIN langsung menghampirinya, duduk, membuka pembicaraan dan membuatnya TERTARIK dengan saya…Sangat mudah bukan?
MENGHAMPIRI lalu DUDUK lalu MEMBUKA PEMBICARAAN lalu MEMBUATNYA TERTARIK dengan saya…
THAT’S IT…
Tapi apa yang terjadi? Bahkan sebelum saya menghampirinya OTAK
LOGIKA saya langsung berbicara kepada saya “mana mungkin bisa
seperti itu?” dan seperti biasa, si otak logika langsung memberikan
ALASAN-ALASAN yang sudah tentu masuk akal dan sulit untuk kita tolak…
Contohnya si OTAK LOGIKA akan meng-analisa semua kegagalan yang
mungkin terjadi seperti:
- Bagaimana jika wanita itu tidak ramah?
- Bagaimana jika dia ramah tapi itu kulitnya saja?
- Bagaimana jika nanti saya ditolak dan jadi malu?
- Bagaimana jika ternyata cowonya lagi ke toilet?
- Bagaimana jika pada saat pembicaraan lu keabisan pembicaraan?
Dan list tersebut terus menerus bertambah dan bertambah dan
bertambah… khususnya bagi kalian yang pintar dan jenius serta
analytical… pasti ribuan list kemungkinan akan muncul… dan kalian tau
sendiri… pada akhirnya saya hanya duduk dan BERFIKIR KERAS saja tanpa
ACTION… penyakit ini bukan NATO (No Action TALK Only) tapi NATO (No
Action THINK Only) dan itu sangat-sangat tidak effektif SAMA SEKALI…
Dan lucunya, pada saat saya TIDAK BERBUAT APA-APA dan terus berfikir, si
otak logika sayapun memberikan ALASAN yang BAGUS… yaitu PALING
TIDAK SAYA SUDAH MENG-ANALISA dan BERUSAHA BERFIKIR walaupun
saya tidak berbuat apa-apa… dan saya merasa SUDAH MELAKUKAN
SEBUAH USAHA… padahal TIDAK SAMA SEKALI…
Kalian lihat betapa BUTA nya kita selama ini?
Kita sering berfikir dengan hanya BERFIKIR kita sudah melakukan
ACTION… dan pada saat HASIL yang kita INGINKAN tidak kunjung
datang, kita menyalahkan NASIB atau TAKDIR kita… padahal itu salah kita
sendiri…
Lalu apa yang harus kita lakukan?
Jawabannya: JUST – DO – IT – NO – MATTER – WHAT’S – GOING – TO –
HAPPEN
Dan STOP BERLEBIHAN MENG-ANALISA…
Jika anda sudah bisa berfikir setingkat LEVEL ini, maka anda akan
BERHASIL… SAYA JAMIN 100% bahkan lebih!... plus bonus…
Hal ini mengingatkan saya kepada sebuah cerita yunani kuno…
Ada beberapa ribu prajurit yunani berlayar ke sebuah pulau… dan
ternyata setelah mereka tiba di pulau tersebut, mereka baru tau bahwa
musuh mereka 8x lebih banyak… mereka masih punya kesempatan untuk
LARI dan MUNDUR… tapi sang PEMIMPIN sudah membakar semua kapal
tanpa sisa…
Pilihan mereka kini tinggal dua… MENANG atau MATI… dan mereka
MENANG…
Nah jadi pada saat saya ingin MENGHAMPIRI seorang wanita dan
LOGIKA saya menantang saya, saya tidak terlalu peduli… saya hanya
JUST DO IT…
Lalu bukankah itu nekat namanya? Atau konyol?
TIDAK! Itu bukan nekat! Itu namanya CONFIDENT atau PERCAYA DIRI atau
KEBERANIAN… konyol? Lebih konyol lagi TIDAK MELAKUKAN APA-APA tapi
berharap MENDAPAT sesuatu…
Lalu bagaimana dengan RESIKO nya?
Resiko ya tinggal resiko!... HADAPI SAJA… analisa resikonya dan HADAPI…
bukannya MUNDUR atau TIDAK MELAKUKAN APA-APA…
Saya sudah sering kali MENGHAMPIRI wanita dengan 2 atau 3 Pria
berada disampingnya… bahkan ada pacarnya-pun saya HAMPIRI…
bukan untuk show-off atau pamer, tapi untuk MELATIH diri saya untuk
menjadi MENARIK dan BERANI… dan anda tau? SAYA DAPAT NOMOR HP
nya si CEWE walaupun ada cowonya…
Dan soal RESIKO, kadang saya dapatkan solusinya pada saat saya sudah
berada di tengah-tengah pembicaraan… solusi untuk resiko itu seperti
muncul dengan sendirinya jika saya mendorong diri saya untuk JUST DO
IT… itu seperti kekuatan maha dasyat yang datang secara instant…
Dan jika memang pada saat itu saya “stuck” dan tidak tau berbuat apaapa,
lain kali jika saya menghadapi hal yang sama, saya pasti sudah tau
harus bagaimana…
Bagi saya tidak ada yang namanya gagal… yang ada hanya FEEDBACK
atau ARUS-BALIK yang justru sangat berguna untuk MENYADARKAN saya
DIMANA salah saya…
Jangan pikir anda tau kesalahan anda dengan hanya BERFIKIR… anda
akan tau kesalahan anda sebenarnya pada saat anda melakukan
ACTION…
Bahkan waktu saya sedang chill-out di sebuah club bersama seorang
teman yang jauh dari ketampanan, kita melihat seorang gadis cantik
dan teman saya berkata “gimana ya cara ajak dia dance?” dan wanita
itu tampak dengan 2 orang pria…
Dan saya berkata, langsung ajak aja dance…
Dan tanpa pikir panjang, teman saya langsung MENGAJAK dance si
wanita dan BOOM… mereka dance…
Mustahil? Ya itu mustahil dipikiran kita… tapi itulah yang terjadi… sayapun
kadang masih tidak percaya…
Jadi bagi anda yang mengalami hal yang sama seperti yang dulu saya
alami, khususnya yang PINTAR dan JENIUS… My Advice To You…
JUST – DO – IT and YOU’LL – GET – IT
You’ll never know what's going to happen!
Clean, Simple and Legit,

4mulgen.blogspot.com
My PhotoMy Photo

LANGKAH untuk menjadi PRIA IDAMAN

LANGKAH untuk menjadi PRIA IDAMAN



An Article by Mochamad mulki

Hai again bro...
Langkah-langkah apa sih yang perlu diambil untuk menjadi Pria idaman?
Gue akan kasih kalian 7 langkah, step by step dari awal hingga akhir...

1. Kebanyakan hal yang kalian tau tentang Wanita adalah SALAH. Maka,buka pikiran kalian akan HAL yang SEBENARNYA TERJADI dibalik PROSES yang membuat rasa TERTARIK atau JATUH CINTA pada seorang Wanita.

2. Banyak wanita berkata mereka menginginkan "A" Saat kita berikan "A" dia malah minta "B". Saat kita berikan "B" dia malah bilang "A" justru lebih bagus. Nah jadi gimana dong? Banyak Pria KESULITAN memahami maunya Wanita. Jika kalian MENGERTI apa yang di-inginkan Wanita, maka kalian akan JAUH-JAUH lebih MENARIK dimata Wanita. (gue akan post tentang ini di thread. stay tune.)

3. Kenapa orang bilang MAN are from MARS and WOMAN from VENUS?
apa cowo memang dari planet mars dan cewe dari planet venus? tentu tidak! kita semua adalah makhluk BUMI. Maksudnya adalah Yang
dimaksud adalah CARA BERKOMUNIKASI Pria dan Wanita berbeda. Pria berkomunikasi secara langsung dan 80% menggunakan LOGIKA, sedangkan Wanita berkomunikasi secara tidak langsung, menggunakan banyak isyarat dan makna serta menggunakan 80% EMOSI. Jangan
pernah salah dalam berkomunikasi dengan Wanita. Perang antar negara saja BISA terjadi jika ada MISS KOMUNIKASI. Apalagi soal Wanita yang jelas-jelas dari "VENUS".

4. Tentukan DENGAN JELAS TIPE WANITA yang kalian inginkan. Kebanyakan Pria clueless tentang Wanita pilihannya. Mereka selalu bilang pokoknya yang Cantik... Nah itu kurang spesifik dan harus lebih spesifik lagi, contohnya: Saya suka Wanita campuran eropa dan indonesia, cantik, tinggi 165, sexy, pintar, pengertian dan perhatian. Jika sudah jelas mencari Wanita yang SEPERTI APA, kini saatnya MEMPELAJARI MEREKA karena Tipe Wanita itu berbeda satu sama lain. Pelajari jalan pikiran mereka (secara emosi tentunya), budaya mereka (supaya anda tau mengambil hati orang dilingkungannya), cara mereka berkomunikasi, dan apa yang mereka inginkan. Dengan melakukan ini, maka anda akan lebih ter-arah... istilah marketingnya targeting your market. (ada di 7 kunci
kendali wanita) 

5. Bentuk diri anda menjadi Karakter Idaman Wanita.

6. NAH ini YANG SELALU DIMINTA! yaitu TEKNIK/ACTION APA YANG HARUS DILAKUKAN!... gue akan post banyak teknik disini... dan please share kalo kalian juga ada teknik bagus.

7. Setelah kalian tau semua TEORI dan TEKNIK nya, maka jadikan semua ini menjadi bagian diri kalian dengan ber-INOVASI agar Kalian dapat membuat TEKNIK KALIAN SENDIRI berdasarkan semua pengetahuan yang sudah kalian miliki. Secara otomatis kalian akan menjadi PRIA IDAMAN.

8. HATI-HATI... JANGAN MEMBUAT KESALAHAN FATAL! Banyak Pria TERBALIK melakukan langkah ini... Khususnya bagi mereka yang menganggap dirinya LEBIH PINTAR dari orang lain... Jadi yang seharusnya: TEORI DASAR --> MEMAHAMI WANITA --> CARA
BERKOMUNIKASI --> MENENTUKAN dan MEMPELAJARI TIPE --> MEMBENTUK KARAKTER --> TEKNIK --> INOVASI menjadi terbalik, yaitu:
INOVASI DULU
(karena mereka merasa pintar dan bisa mempunyai ide lebih cemerlang)tapi selalu gagal, akhirnya, mereka mencari TEKNIK supaya CEPAT BISA Tanpa peduli dengan TEORI DASAR yang justru sangat penting untuk membentuk PEMIKIRAN MEREKA. mereka mencoba teknik dan gagal, karena mereka tidak mengerti TEORINYA dulu, akhirnya, mereka coba MEBENTUK KARAKTER yang akhirnya juga sia-sia karena
mereka TIDAK TAU karakternya seperti apa. mereka hanya asal ambil yang menurut mereka JAGO soal CEWE, contohnya tokoh-tokoh PRIA
IDAMAN di sinetron ABG. Makanya banyak COWO sok COOL tapi jatohnya jadi ANEH...akhirnya mereka MENENTUKAN TIPE cewe yang kira-kira DIBAWAH STANDAR mereka supaya mereka merasa YAKIN bahwa cewe itu bisa

9. SUKA sama mereka... Sayang, padahal mereka bisa dapat cewe mana saja yang mereka mau. tapi toh gagal juga...akhirnya mereka mencoba untuk MEMAHAMI WANITA tapi TIDAK DAPAT MEMAHAMINYA, karena mereka tidak tau TEORI DASARNYA dan terus berfikir secara LOGIKA sedangkan wanita secara EMOSI.Pada akhirnya mereka barulah mempelajari TEORI DASARNYA dan mereka TIDAK DAPAT MENERIMANYA, karena mereka menganggap diri mereka lebih PINTAR dan LEBIH BISA BER-TEORI...hasilnya? mereka tidak dapat memiliki Wanita idaman mereka dan menyalahkan TAKDIR mereka sendiri.bro... jangan jadi orang seperti itu...Menjadi PRIA IDAMAN itu butuh Waktu... ikutilah langkah secara step-bystep dan kalian akan MERASAKAN HASIL yang MAKSIMAL.

4mulgen.blogspot.com
My PhotoMy Photo

Arti Sebuah Tujuan

Arti Sebuah Tujuan.
An Article by Mochamad mulki

Bayangkan anda saat berada di tengah samudera di atas sebuah
speedboat. Lima puluh kilometer di depan anda adalah sebuah pulau, dan
di pulau itu terdapat semua yang anda inginkan dan cita-citakan. Semua
impian anda. Dan satu-satunya cara untuk mendapatkan itu semua
adalah sampai ke pulau tersebut. Pulau itu ada di belakang cakrawala.
Tapi cakrawala yang mana?
Masalahnya adalah anda tidak punya kompas, peta. radio, telepon, dan
anda tidak tahu mana arah ke pulau tersebut.
Arah yang salah akan membuat anda melenceng jauh sekali dari pulau
impian, sementara di sekeliling anda yang terlihat cuma laut dan langit.
Dalam dua jam. anda bisa saja telah sampai di pulau impian. Tetapi bila
anda salah arah. anda bisa kehabisan bahan bakar sebelum bisa
Hidup tanpa tujuan yang jelas, tanpa mengetahui dan mengerti kegunaan
hidup anda, adalah sama dengan dilema pulau impian.Semua impian
anda sebenarnya bisa tercapai, namun untuk mencapainya anda harus
mengetahui apa, di mana, dan bagaimana mencapainya.
Anda mutlak mengetahui arah untuk mencapainya, dan untuk itu anda
memerlukan peta. Tentukan peta anda sekarang, untuk dapat mencapai
impian anda. Buat seteliti dan seakurat mungkin, dan selanjutnya anda
tinggal mengarahkan speedboat ke pulau impian anda.
***************************************************************

4mulgen.blogspot.com
My Photo

SADARKAH KITA

Sadarkah Kita.
An Article by Mochamad mulki

Kita dilahirkan dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita melihat yang ada di depan, kita lahir dengan dua telinga, satu kiri dan satu di kanan sehingga kita dapat mendengar dari kedua sisi. Menangkap pujian maupun kritikan, dan melihat mana yang benar.Kita dilahirkan dengan otak tersembunyi di kepala, sehingga bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya. Tak seorang pun yang dapat mencuri isi otak kita, yang lebih berharga dari segala permata yang Kita dilahirkan dengan dua mata. dua telinga, namun cukup dengan satu mulut. Karena mulut tadi adalah senjata yang tajam, yang dapat melukai, memfitnah, bahkan membunuh. Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak Kita dilahirkan dengan satu hati, yang mengingatkan kita untuk menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati. Belajar untuk mencintai dan menikmati dicintai, tetapi jangan mengharapkan orang lain mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan. Berikanlah cinta tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan menemukan bahwa hidup ini akan menjadi lebih indah.
(submitted by Raymond Erwin, ravmonde(S)i..)

4mulgen.blogspot.com
My Photo

LINGKAR WAKTU YANG TAK BERUJUNG

Lingkaran Waktu Yang Tiada Berujung.
An Article by Mochamad mulki

Betapa hebatnya waktu mengatur kita. Ketika lonceng jam usai kerja berdering, tanpa diperintah segera kita berkemas. Menyimpan kertas dan pensil dalam laci. lalu meninggalkannya jauh-jauh. Seolah semua persoalan telah terpecahkan untuk hari itu. Padahal masalah tetap terjaga selagi kita pejamkan mata.Namun, esok hari, ketika lonceng jam mulai kerja berdentang, semua tumpukan masalah kita aduk, seolah ia terlampau banyak tidur semalam. Perselisihan pun bolehlah dilanjutkan kembali. Ah, betapa hebatnya waktu menghibur kita. Betapa bergairahnya waktu membangunkan kita. Saat kita mengatur waktu, sesungguhnya kita pun mengatur pikiran, emosi, dan perasaan kita. Karena waktu adalah lingkaran dimana kehidupan kita berjalan, kita atur waktu untuk mengatur kehidupan. Kita rayakan sesuatu karena kita ciptakan hari besar. Kita heningkan diri karena kita tegakkan kesyahduan. Dan. semua itu kita rangkai dalam jalinan waktu. Maka, hanya mereka yang tak kenal akan waktulah yang terjerat dalam persoalan tiada berujung.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

4mulgen.blogspot.com
My Photo

SATU TAKDIR YANG SAMA

SATU TAKDIR YANG SAMA
An Article by Mochamad mulki

Tak peduli apakah anda percaya akan adanya takdir atau tidak, sejatinya
kita ini memiliki satu takdir yang sama; yaitu menjadi manusia yang
berbahagia. Tak butuh lebih dari satu kata untuk menjabarkan
kebahagiaan. Karena kebahagiaan bukan untuk didefinisikan, namun
dipahami dan dipancarkan dari dalam diri anda.
Tak peduli apa warna kulit, bentuk mata, dan garis rambut anda. Tak
peduli pula apa bahasa, keyakinan dan pegangan anda. Kita semua
berhak menjadi bahagia. Dan semua ajaran kebijakan mengajak kita untuk
membebaskan diri dari hambatan-hambatan yang membuat kita tak
bahagia. Karena itu, tiada salahnya setelah menyisihkan waktu di akhir
pekan ini untuk merenungi semua perjalanan yang sedang kita lalui,
sambil menatap jauh ke depan dan ke dalam diri, kita tuliskan tujuan
hidup: untuk mencapai sebuah kebahagiaan sejati. Kebahagiaan yang
membebaskan kita dari sekat-sekat antar sesama. Dan itu dimulai
dengan membebaskan diri dari sekat ego kita sendiri.
***************************************************************

4mulgen.blogspot.com
My PhotoMy Photo

SALING MENCINTAI

SALING MENCINTAI
An Article by Mochamad mulki

Di jagat raya ini terdapat sebuah planet biru berkilauan indah. Itulah Bumi,
tempat kita semua berpijak dan bernaung. Tangan-tangan Sang Maha
Pencipta telah membentuk planet ini begitu cantik; tertimbang seimbang di
gugusan bintang-bintang; dan terukur tepat di gerak derap sang waktu.
Kehidupan tumbuh dan gugur silih berganti semenjak lima puluh milyar
tahun kelahiran matahari; sebuah evolusi yang panjang, rapi dan berhatihati.
Planet elok dan jagat raya yang agung; semua itu hanya demi kehidupan
manusia, maha karya yang menyimpan cahaya-Nya. yang diturunkan dua
juta tahun lalu di Bumi ini. Sedangkan kini matahari masih menyisakan
lima milyar tahun ke depan sebelum mendidihkan air di penjuru galaksi.
Perjalanan manakah yang kau kan tempuh, wahai manusia?
Kita dapat melakukan perjalanan akbar ke angkasa menembus gelapnya
alam raya; menyentuh tepiannya yang tak terbatas. Atau. perjalanan
agung kedalam diri sendiri menerobos kelamnya sang Aku; menyentuh
cahaya gemilang yang ditiupkan Sang Maha Pencipta.
Perjalanan manapun yang kita pilih, kita semestinya disadarkan bahwa
tiada segala sesuatu ini tercipta tanpa rahmat dan cinta kasih yang
melimpah-ruah. Karena itu, sesama kaki yang berpijak di bumi, sesama
kepala yang menjulang ke langit, tiada benang pengikat yang pantas
ditambatkan selain hidup saling memberi, saling menerima, dan saling
mencintai.

4mulgen.blogspot.com
My PhotoMy Photo

HIDUP ITU INDAH

HIDUP INI INDAH
An Article by MOCHAMAD MULKI

Dalam menghadapi kehidupan ini, kita sering merasa hidup begitu
menekan dan sulit. Berbagai pekerjaan membuat kita melewati hari demi
hari dalam stres yang tak berkeputusan. Berbagai masalah membuat kita
tak mampu lagi melihat hal-hal yang indah dan menarik dalam hidup.
Bahkan kadangkala ada juga orang yang begitu putus asa sehingga
mencoba mengakhiri hidupnya sendiri. Kalaupun tidak seekstrim itu,
banyak orang menjadi seperti robot. Melewati hari demi hari dalam
rutinitas. Tanpa gairah, tanpa semangat, tanpa harapan.
Dengan memiliki harapan manusia mempunyai alasan untuk tetap
melanjutkan hidupnya. Harapan membuat manusia tidak pernah berhenti
berjuang. Harapan membuat manusia merancangkan langkah-langkah
yang tepat bagi kelangsungan hidupnya. Ini membuktikan bahwa hidup
manusia itu berharga karena didalamnya terkandung nilai-nilai yang
diperjuangkan untuk membuat manusia tetap hidup.
Hidup sangat berharga. Bahwa kita yang hidup tahu bahwa kita akan mati
sementara orang mati tidak dapat berbuat apa-apa. Ini menunjukkan
bahwa hidup menjadi berharga karena kita melakukan sesuatu; berbuat
sesuatu seperti untuk menikmati segala hal dalam hidup ini dengan
sukacita dan kita juga senantiasa hidup dalam kebenaran dan keadilan,
dengan tetap menjaga hidup kerohanian kita.
Semua hal ini memberi penjelasan kepada kita, bahwa keindahan hidup
tidak diukur dari panjang pendeknya umur, tidak juga diukur dari kaya
miskinnya orang, tetapi dari bagaimana ia mengisi hidupnya.
Hidup menjadi berarti jika kita mengisinya dengan kerja dan usaha tentang
hal hal yang baik. Yang paling penting dari semua itu adalah meskipun
hidup ini siasia. tetapi hidup ini adalah pemberian Tuhan. Maka selama kita
hidup nikmatilah hidup kita dengan kerja, sukacita dan harapan. Hanya
dengan demikian kita dapat menemukan keindahan hidup, pendek atau
panjang umur kita. Kita dapat menikmati keindahan hidup, kaya atau
miskin keadaan kita. Karena hidup adalah Anugerah.

Created: May 13, 2013
My PhotoMy Photo

AKU ADALAH PUISI



AKU ADALAH PUISI

An Article by MOCHAMAD MULKI

anonimous

biduk di langit masih kering tertawa melihat aku yang tetap bercumbu dengan khayal menari kata dalam balutan puisi membingkaikan rasa dalam bait puisi adalah aku aku bercinta dengan kata dan merangkai menjadi satu kenangan indah dekapan kalimat panjang membuai mesra diriku kutemukan ada detak lemah setia Cinta memanggilku Segera kuberlari meghampiri Meski harus kutempuh jalan berbatu dan berliku Kan kuserahklan diri kedalam rangkulan sayap2nya Sekalipun duri2 yg bersemayam dibalik sayapnya akan melukaiku Ku bisikan cinta Mungkin cinta kan membawaku terbang tinggi ke kumpulan bintang2 Namun dia juga akan mencabik2Satu nafas terhembus adalah kata Angan, debur, dan emosi tercampur Dalam jubah terpautanTangan kita terikat… bibir kita menyatu Maka setiap apa yang terucap Adalah sabda pandita ratu Di luar itu pasirDi luar itu debu Hanya pasir meniup saja lalu hilang Terbang tak ada Tapi kita tetap menari Tarian cuma kita yang tahu Jiwa ini adalah tanduDuduk saja JATUH CINTAPuisi cinta dari Nada_EganSaat pertama kali ku melihatmu Jantungku mulai berdegup kencang Sejak saat itu Malam-malamku penuh mimpi tentangmu Setiap kali bersamamu Serasa ku terbang melayang Anganku membawamu turut serta Menghadapi ribuan bintang di langit Aku jatuh cinta padamu Jatuh cinta yang pertama Aku jatuh cinta padamu Dan kau pun begitu padaku Ku mohon.. jangan lukai aku.. Ini yang pertama buatku

Created: May 13, 2013
My PhotoMy Photo


AKU SEBUTIR PASIR


AKU SEBUTIR PASIR

An Article by MOCHAMAD MULKI

بِسْـــــــــمِ ï·²ِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيم
Di tengah teriknya hawa siang. Di tengah luasnya gurun menghampar. Di tengah tingginya langit menjulang, sebutir pasir tengah berdiri. Sendirian. Mengapa? Tentu saja. Dia adalah sebutir. Hanya sebutir. Walaupun dia memang sedikit tak benar disebut sebutir, tapi apakah pantas disebut seorang pasir?
Pandangannya menegadah ke atas langit. Kakinya menapak di atas gurun. Tubuhnya berdiri di atas siang. Matanya tak sama sekali silau melihat matahari yang sedang terik-teriknya. Kakinya tak sama merasa panas dan sakit. Tubuhnya pun tak merasakan haus atau lapar. Dia kini hanya bisa memandang langit sambil menitikan satu tetes air mata.
Pasir namanya. Gadis yang tak pantas disebut kecil itu tengah berdiri di antara ribuan pasir yang terbaring luas. Entah mengapa orangtuanya menamai gadis itu Pasir. Entah ada maksud apa dalam penamaannya. Tapi sekarang dia malah berdiri seorang diri tanpa seorang pun menemani. Entah di mana orangtuanya yang telah memberi nama Pasir pada dia. Entah masih ada atau pun tidak. Tapi mengapa gadis itu sekarang begitu tampak kucel dan kotor. Dia hanya sebatang kara berdiri di sana. Mungkin dengan bayangannya.
“Pasir.” Desah seorang pria berbaju putih dan terlihat sangat rapi.
Sebutir Pasir itu pun mendongak dan menatap pria tadi yang memanggilnya. Matanya mengamati tiap bagian di tubuh sang pria.
“Pasir. Namamu aneh!”
“Kau siapa?” Pasir mulai mengeluarkan sepenggal kata dari mulutnya.
Pria bergamis putih itu tersenyum.
“Mengapa orangtuamu memberi nama Pasir?”
“Bukan mereka. Aku yang menamai diriku Pasir.” Bantahnya.
Pria tadi tersenyum kembali.
“Lantas mengapa kau ingin nama itu?”
“Kau mungkin tahu berapa banyak pasir di sini?”
Pria itu menggeleng.
“Aku tidak tahu. Apakah perlu aku menghitungnya?”
“Sudah kuduga. Tak ada seorang pun yang bisa mengetahuinya.”
“Tak ada? Bagaimana dengan Tuhan? Apakah Dia juga tak tahu? Bukankah Dia yang telah menciptakan pasir di gurun ini?”
“Ya mungkin. Kecuali Tuhan.” Ujar Pasir.
Pria bersorban itu tersenyum kembali.
“Lantas, apa maksudmu menamai dirimu Pasir?”
“Di sini aku melihat banyak pasir. Dan sungguh ironis sekali hanya ada sebutir pasir di gurun ini. Dan itulah aku. Aku sangat ironis. Sebutir Pasir. Dan aku juga berfikir bahwa tak akan ada sebutir pasir, pasir yang sendirian. Tak ada kawan dalam hidupnya. Pasir pasti selalu berkumpul dengan pasir-pasir lainnya.”
“Lekas, mengapa kau menyebut dirimu sebutir pasir?”
“Ya karena itu. Aku sendirian. Aku tak punya kawan. Aku sangat ironis.”
“Lantas mengapa kau tak bergabung dengan pasir-pasir lainnya agar bisa menjadi gurun?”
Pasir terdiam. Dia tak bisa mengeluarkan sepenggal kata pun. Mulutnya terkunci rapat. Air matanya dia tahan agar tak pernah keluar.
“Coba kau pikirkan! Tak pernah ada satu pun orang yang mau sekedar bertanya padaku. Tak ada satu pun orang yang peduli terhadapku! Apakah aku bisa bergabung dengan mereka dan menjadi sebuah gurun?”
“Apakah aku bukan seseorang yang peduli padamu? Apakah aku bukan seseorang yang bertanya pada dirimu, Pasir?” Jawabnya tenang.
Pasir kembali terdiam. Kata-kata pria tadi seolah menusuk tajam di dalam hatinya. Namun dari wajah pria itu tak nampak sedikit pun tersirat kecurangan. Wajahnya suci dan bersih. Tak ada setitik noda dosa tersirat dalam hatinya.
“Ya mungkin. Hanya kau yang mau bertanya padaku.”
“Selain aku, bayanganmu juga masih setia bersamamu. Dia selalu mengikutimu ke mana pun kau pergi. Tapi memang, ada kalanya bayanganmu itu pergi meninggalkan tubuhmu.”
“Kapan?”
“Di saat gelap. Tak ada setitik cahaya pun menerangimu. Dan saat itu tak akan ada siapa pun yang menemanimu.”
“Lalu aku harus bagaimana?”
“Mendekatlah pada Tuhan! Sadarilah perbuatanmu itu salah!”
“Aku tak punya Tuhan. Aku tak punya teman. Aku tak punya segalanya.”
“Maka dari itu, dekatilah mereka. Jika kau ingin mengenal Tuhan, dekatilah Tuhan. Jika kau ingin punya teman, dekatilah mereka. Jangan hidup sebutir sepertimu ini. Jangan sia-siakan waktu dengan menyendiri seperti ini.”
“Tak apa. Ini hidupku. Jalan mana pun yang aku pilih, biarkan. Kau tak berhak untuk mengatur apa yang kulakukan dalam hidupku. Hidupku terserah diriku.”
“Memang benar. Tapi apakah aku akan membiarkan seseorang yang tersesat di jalan yang salah untuk tetap berjalan? Tentu tidak. Aku tak akan membiarkannya. Aku harus membenarkannya.”
“Kau siapa diriku? Sebegitu pedulikah kau tentangku?”
“Aku mencintaimu karena Allah. Maka dari itu aku peduli terhadapmu.”
“Siapa dirimu?”
“Aku adalah sebilah kayu.”
“Lekas mengapa dirimu menyebut diri sendiri kayu? Mengapa kau menurutiku sebagai sebutir pasir?”
“Jika kau pasir, aku adalah kayu. Kau mungkin tahu apa gunanya kayu. Kayu berawal dari sebatang pohon. Dan kau mungkin tahu, seberapa berguna pohon bagi dirimu. Apalagi di tengah padang pasir seperti ini. Setelah pohon tersebut ditebang, pasti mereka banyak digunakan. Kayu bisa dibuat meja, kursi dan mungkin sebagai bahan bangunan. Seperti untuk rumah. Kayu juga sangat kokoh. Kayu tak mudah patah. Maka dari itu, aku menyebut diriku kayu. Karena aku ingin menjadi seperti kayu. Walaupun masih jauh sesempurna itu.”
“Mengapa tidak besi saja? Besi lebih kokoh daripada kayu. ”
“Ya. Kau benar, Pasir. Besi lebih kokoh dari kayu. Namun asalkan dirimu tahu, besi melambangkan seseorang yang tangguh namun sombong. Maka dari itu, aku tak akan meniru besi.”
Pasir kembali terdiam. Otaknya dia buat bekerja. Dia memikirkan sesuatu yang mungkin tak pernah bisa dijawab oleh pria itu. Pandangannya menatap ke atas.
“Bagaimana caranya aku mengenal Tuhan?” Tanya Pasir polos.
“Kau bisa belajar dari orang lain.”
“Apakah kau bisa mengajariku?”
“Aku tak punya banyak waktu.”
“Bukankah kayu itu sangat berguna. Pasir itu tak pernah berguna. Untuk apa juga aku mengenal Tuhan.”
“Ish, kau jangan bilang sembarangan.” Tegur pria itu lembut.
“Sebutir pasir memang tak akan berguna jika hanya sebutir. Jika kau bergabung dengan pasir lain, dengan semen, besi, batu, kayu dan air. Kau bisa menjadi sebuah gedung.”
“Kebersamaan?”
“Ya benar. Umat muslim itu seperti sebuah bangunan yang saling menguatkan. Jika kau sebutir pasir, dan banyak lagi pasir sepertimu, bergabunglah dengan mereka. Setelah itu, carilah orang lain. Seperti besi, kayu, air, semen, batu. Dan bersatulah. Maka kalian akan menjadi sebuah gedung yang kokoh.”
“Jadi aku tak boleh menyendiri?”
“Benar sekali. Kau hanya bisa menjadi sebutir pasir di hadapan Tuhan-Mu. Allah. Kau hanya sebutir pasir di hadapan-Nya. Dan jangan pernah menjadi lagi sebutir pasir di hadapan para manusia-manusia itu. Bergabunglah dan menjadi padang. Bergabunglah dan menjadi gedung.”
“Lalu bagaimana diriku mengenal Tuhan? Allah. Dari siapa aku akan belajar?”
“Kau bisa belajar dari siapa pun yang memiliki ilmu. Ilmu tauhid. Sedari dulu kamu memang selalu berjalan di kesesatan. Maka dari itu, sekarang kau sadari dan segera beralih ke jalan yang benar. Segeralah bergabung dengan orang-orang itu.”
“Tapi apakah mereka akan menerimaku?” Tanya Pasir polos.
Pria itu tersenyum lagi.
“Tentu saja. Mereka adalah orang baik. Lebih baik dari yang kau pikirkan.”
“Jadi sekarang aku harus ke kota itu?”
“Ya. Pergilah. Dan ingat, kau sebutir pasir di hadapan Tuhan. Maka jangan melampaui batas. Tapi kau sama seperti manusia derajatnya di sini. Kau tak pantas sendirian. Kau tak pantas sebutir saja. Di tengah gurun pasir luas seperti ini, sama seperti orang bodoh. Kau masih muda. Jangan sia-siakan waktumu. Masih banyak orang-orang di sana yang sangat membutuhkan waktunya untuk hidup. Maka dari itu, bertakwalah. Dan jalin silaturahmi. Perbaikilah amalanmu. Jangan hidup di tengah kesendirian dan kebimbangan.”
Pasir pun tersenyum. Pria tadi ikut tersenyum. Pria itu pun melangkah menjauh dari Pasir. Pasir menatapnya heran.
“Kau mau ke mana?”
“Masih banyak urusan yang harus kukerjakan. Sebaiknya kau bergabung dengan orang-orang di sana. Mereka pasti menerimamu dengan baik.”
Pasir mengangguk.
Di tengah teriknya hawa siang. Di tengah luasnya gurun menghampar. Di tengah tingginya langit menjulang, sebutir pasir tengah berdiri. Sendirian. Mengapa? Tentu saja. Dia adalah sebutir. Hanya sebutir. Walaupun dia memang sedikit tak benar disebut sebutir, tapi apakah pantas disebut seorang pasir?
Pandangannya menegadah ke atas langit. Kakinya menapak di atas gurun. Tubuhnya berdiri di atas siang. Matanya tak sama sekali silau melihat matahari yang sedang terik-teriknya. Kakinya tak sama sekali merasa panas dan sakit. Tubuhnya pun tak merasakan haus atau lapar. Dia kini hanya bisa memandang langit sambil menitikan satu tetes air mata. “Ya Allah, Tuhanku. Terima kasih Engkau telah menyadarkanku dari kebodohan ini. Seharusnya aku tak hidup seperti ini. Hanya karena kedua orangtuaku meninggal, aku sudah tak ingat dan kenal pada-Mu. Aku sudah tak punya semangat hidup. Ampuni aku Ya Allah. Sekarang aku berjanji, tak akan ada lagi sebutir pasir di hidupku, kecuali ketika menghadap pada-Mu. Ya Rabb yang Maha Agung.”
Satu tetes air mata keluara dari pelupuk matanya. Bukan kesedihan. Melainkan kebahagiaan. Kini Pasir sudah tak jadi sebutir lagi. Dia akan pergi berkelana mencari teman dan lebih mempelajari tentang Rabb-Nya. Dia mungkin tak akan menjadi sebutir pasir, kecuali di hadapan-Nya. Sang Rabb pencipta.
- SEKIAN -

Created: May 13, 2013



Tag : ,

Menggenggam Impian


Menggenggam Impian

An Article by MOCHAMAD MULKI

بِسْـــــــــمِ ï·²ِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيم

Tengah hari itu, kabupaten Lahat seakan membara. Hujan yang tak kunjung datang membuat matahari berpijar di tengah petala langit. Tanah mulai gersang berselabut debu seakan menyemburkan uap api neraka yang mendidih panas. Siswa SMA Negeri 4 Lahat berteduh di bawah atap kelasnya untuk melaksanakan bimbel siang. Sekolah yang berada di tengah hutan, jauh dari hingar bingar keramaian. Masyarakatnya masih mempercayai kepercayaan nenek moyang.
Meski begitu, ternyata berbeda halnya dengan lingkungan di dalam sekolah SMANPALA? SMA Negeri 4 Lahat? yang bernuansa Islami. Sekolah ini bertaraf internasional. Belajar dari pagi sampai malam sehingga keakraban siswa, guru dan seluruh penghuni SMANPALA sangat erat.

Iffah, salah seorang siswi kelas XII IPA-1, berbalut jilbab pink seragam sekolahnya yang rapi, gede dan syar’i menambah keanggunannnya. Iffah saat itu tengah sibuk mengerjakan soal-soal untuk persiapan ujian nasional yang tinggal hitungan hari. Meski itu momok yang sangat menakutkan, Iffah tetap yakin. Insya Allah bisa menaklukkannya dengan berusaha dan berdoa kepada Allah.

Diam-diam ternyata Iffah memiliki segenggam impian yang tertulis besar di whiteboard dinding kamarnya. Tertulis “Universitas Al-Azhar. Man Jadda Wajadda.” Entah angin apa yang membawanya bermimpi sampai ke negeri Fir’aun itu. Azzam Iffah semakin kuat seperti bangunan piramida yang takkan roboh oleh terpaan badai. Tekadnya semakin bulat meski terkadang terdengar suara bisik-bisik orang yang mematahkan semangatnya.

“Hei! Tinggi sekali mimpimu, tidak akan mungkin kau bisa ke sana!” Kata mereka dengan nada mengejek.
Hati Iffah seakan luluh lantak demi mendengar orang yang mengejek impiannya. Namun, Iffah mengibas suara ejekan itu? seakan tak mendengar. Membalas dengan menyunggingkan secercah senyuman manis di wajahnya. Ternyata dibalik senyuman manisnya itu, hatinya menjerit pedih hingga ke ulu hati. Laa tahzan, Innallaha ma’ana. Batin Iffah lirih dalam hatinya.

Malam mulai menuju tengahnya. Iffah pun bangkit dari tidurnya untuk menjalankan shalat malam demi mewujudkan mimpinya. Dalam keheningan malam itu, Iffah berpegang pada tangisan, untaian doa, menghirup bau malam dan menikmati keajaiban istighfar. Iffah mengadukan keluh kesahnya yang memberontak di dalam dada kepada pemilik takdirnya. Bibirnya bergetar dan air mata menderai-derai membasahi mukena ungunya.
“Ya Allah, Engkau mengetahui impianku ini, hanya kepada-Mu hamba meminta. Ya Allah, hamba bermimpi ingin berkuliah di Universitas Al-Azhar. Jika itu yang terbaik berikanlah petunjuk dan kemudahan bagi hamba, Ya Allah. Niatku hanya untuk-Mu. Hamba ingin memperdalam ilmu agama sehingga ilmu itu bisa hamba amalkan dan tersampaikan kepada kaum muslimin dan muslimat. Ya Allah, sesungguhnya hanya Engkau yang mengetahui rahasiaku dan hal yang aku tampakkan. Maka terimalah segala udzur-ku, kabulkanlah yang aku butuhkan, berikanlah kepadaku apa-apa yang aku minta. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang ada dalam hatiku, mengetahui masalah duniaku, agamaku dan akhiratku. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”
Itulah untaian doa yang kerap terlantun dari bibirnya. Doa-doa yang terangkai dari lubuk hati yang terdalam. Kalimat yang tersusun dari gejolak yang sering memberontak dalam jiwanya. Hati yang sering menjerit ketika ada orang-orang yang mengejek impiannya.

Siangnya, Iffah bergegas melangkahkan kaki di tengah teriknya matahari yang mengikuti dirinya untuk pergi ke warnet mencari informasi seputar pendidikan Universitas Al-Azhar – Mesir. Tak lama browsing, Iffah menemukan informasi tentang “Persyaratan Seleksi Nasional Calon Mahasiswa Al-Azhar.” Kening Iffah seketika berkerut dan mulai putus asa ketika mengetahui informasi untuk seleksi test Al-Azhar harus lah memiliki ijazah Madrasah Aliyah dengan status akreditasi “DISAMAKAN” pada Universitas Al-Azhar.
Ya Allah, akankah impianku hanya berhenti sampai di sini? Tanya Iffah dalam hati seakan Allah berada di depan matanya, dengan berderai air mata.

Rintangan yang bertubi-tubi menerpa belum akan mematahkan semangatnya. Baginya rintangan ini adalah ujian yang tak perlu dikeluhkan tapi patut disyukuri. Ujian yang memberi berkah dan hidayah untuk semakin dekat kepada Allah. Di tengah ujian yang terus digelung nestapa rupanya Iffah teringat “mantra” Man Jadda Wajadda. Mantra yang sangat mujarab menguatkan azzam-nya. Iffah tetap kuat dan tersenyum menjalaninya meski tak tahu skenario apa lagi yang akan di perankannya. Suka duka dilaluinya dengan ber-khusnudzon kepada Allah. Iffah teringat pada sebuah ayat dalam firman Allah SWT; “Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu baik bagimu. Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS.Al-Baqarah [2] : 216)
Iffah kemudian melanjutkan membaca informasi test Perguruan Tinggi Al-Azhar, Mesir yang tertulis :
1. Ujian Lisan (menggunakan bahasa arab)
Meliputi : Bahasa Arab (percakapan terjemah dan teks) dan hafalan/bacaan Al- Quran minimal 3 juz;
2. Ujian Tulis ( menggunakan bahasa arab)
Meliputi : Bahasa Arab (memahami teks, kata bahasa dan insya’) dan Pengetahuan Agama Islam (PAI).
Wajah Iffah tertunduk diam tak berkutik. Tangannya seakan membeku seketika. Namun tak lama kemudian, semua mencair dengan spontan. Wajah Iffah berubah tegap seakan baru saja ada yang membisikkan di telinga kanannya; “Fah, ingatlah janji Allah Kun Fayakun.” Hening. “Ya, ya, ya, kalam Allah itu seperti hidup, renyah, mengucurkan air segar pada pemahaman dibenakku akan janji Allah itu!” Dalam hati Iffah berteriak. Ghiroh Iffah drastis membuncah.

Ujian Nasional telah berakhir dengan segala perjuangan belajar dari pagi, siang, sore hingga malam di sekolah dan di rumah. Lelah dan penat telah dilalui Iffah dengan penuh keikhlasan. Hasil pengumuman tak mengecewakan. Sujud syukurpun Iffah lakukan dengan penuh khitmad. Sambil menunggu ijazah keluar Iffah mengisi waktu penantiannya dengan memulai menghafal Al-Quran dan privat mengaji tajwid di rumah.Tengah malam sehabis shalat malam, Iffah mengambil mushaf tercinta yang covernya berhias kain flanel berwarna ungu. Di depannya tertempel namanya Iffah. Di ciumnya selalu mushaf-nya setelah menyelesaikan hafalan juz satu. Ayat demi ayat dihafalnya dengan membersihkan niat semata hanya untuk Allah. Hidayah apa yang membuatku mau menghafal Al-Quran? Tak terbersit dalam hidupku untuk menghafal Al-Quran. Alhamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakatan fih. Batin Iffah dalam hatinya.

Senyuman merekah mulai menghinggapi wajah Iffah. Perlahan rintangan demi rintangan mulai menemukan jalan keluar yang tak diduga-duga. Sore itu, pintu rumah terdengar ada yang mengetuk. Selang beberapa detik, terdengar suara.
“Assalamu’alaikum!”
“Wa’alaikum salam!” Suara sandal jepit Iffah mengiringi langkah cepat menuju daun pintu.
“Eh Kakak dan Ayuk. Silakan, silakan masuk. Senang sekali rasanya sore-sore begini sudah dikunjungi. Silakan, silakan duduk.” Iffah mengenakan gamis ungunya menyambut tamu.

Kakak dan Ayuk adalah sepasang suami istri yang masih berkerabat dekat dengan Ibu. Perbincangan dimulai ketika Ibu hadir di ruang tamu. Sejenak Iffah meninggalkan ruang tamu untuk membuatkan minuman.
“Aduh, gak usah repot-repot, Dik!” Sapa ayuk ketika Iffah menghantarkan minum ke meja tamu.
“Gak apa, Yuk. Biasa saja.” Jawab Iffah sambil tersenyum ta’dzim.
“Oh ya, Iffah mau masuk kuliah dimana?” tanya ayuk. Iffah terdiam dan ragu-ragu menceritakan impiannya kepada Kakak dan Ayuk.
Suara lirih Iffah akhirnya keluar juga meski agak tersendat-sendat menceritakan kronologisnya.
“Kak, Adik punya impian ingin kuliah di Al-Azhar Mesir. Namun adik mendapat kendala sekarang, Adik bingung. Dimana mencari pondok pesantren yang ijazah Madrasah Aliyah-nya diakui oleh Universitas Al-Azhar?” Iffah memecah kesunyian yang tadinya mendominasi.
“Oh… Adik mau mencoba ke sana ya? Subhanallah. Insya Allah… niat yang baik akan dimudahkan oleh Allah.” Jawab Kakak dengan bijaksananya.
“Amiin.” Jawab Iffah dengan optimis sambil menanti kata-kata apalagi yang akan di ucapkan Kakak.
Tak berapa lama kakak pun bertanya kembali. “Hm… adik bilang tadi ingin mencari pondok pesantren yang di akui oleh Al Azhar ya?” sambil meletakkan gelas air minum yang baru diteguk olehnya.
“Iya, Kak!” Jawab Iffah cepat.
“Pondok Pesantren Raudhatul Ulum di Sakatiga Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir saja, Dik. Kalau gak salah santriwatinya banyak kuliah disana.”
Alhamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakatan fih. Pertolongan Allah semakin dekat dan tidak disangka-sangka datangnya. Lirih Iffah dalam hati.
“Oh iya ya, Kak?” sambil bertanya dan mengucapkan syukur, perbincangan pun menemukan titik terang.
Perjalanan untuk meraih mimpi semakin panjang meski tertatih menapaki hidup, tak membuat Iffah putus asa. Semangatnya semakin menggelora. Jalannya mulai terbentang. Kehidupan di dalam pondok pesantren telah di depan mata.

Perbincangan kemarin telah menghantarkan Iffah ke Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (RU). Meski harus mengulang satu tahun lagi di Madrasah Aliyah untuk mendapatkan ijazah yang di akui oleh Al-Azhar, tak membuat Iffah merasa rugi. Iffah yakin itulah pengorbanan yang harus dilakukan untuk meraih cita-citanya.

Gapura Pondok Pesantren RU semakin dekat ketika mobil meluncur cepat menuju ke arahnya. Setiba di pos satpam, terlihat beberapa orang santri memberikan selembar kertas yang berisi tentang “barang-barang yang tidak boleh dibawa santriwati selama mukim (belajar) di Pondok Pesantren RU” antara lain tidak boleh membawa handphone, televisi, radio, tape-recorder, kipas angin, MP3-player, laptop dan lain-lain.
Iffah mendapatkan kamar “Aisyah” bernomor satu. Tempat tidur yang bertingkat dua, dihuni oleh dua belas orang santriwati kelas satu Madrasah Aliyah dengan satu pembina kamar. Berat rasanya hati ketika harus menyesuaikan diri dengan adik-adik yang terpaut usia beberapa tahun. Cepat atau lambat Iffah pun harus menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.

Hari pertama di Pondok, kehidupannya berubah total dengan di SMA dahulu, khususnya dari segi pemakaian bahasa sehari-hari. Sebelumnya Iffah sudah tahu bahwa percakapan sehari-hari di pondok menggunakan bahasa Arab. Sentak Iffah terkejut ketika mendengar adik kelas VII Madrasah Tsanawiyah fasih bercakap menggunakan bahasa arab antar temannya. Subhanallah, Iffah semakin semangat untuk belajar mempraktekkan mufradat yang didapatkannya dalam percakapan sehari-hari. Beberapa bulan, Iffah sudah mampu mempraktekkan bahasa Arab yang didapatkannya dalam percakapan sehari-hari, seperti; “Kaifa khaluki ya ukhti?” tanya salah satu adik kelas XI Madrasah Aliyah kepada Iffah. “Bikhoiri walhamdulillah.” Jawab Iffah dengan fasihnya.

Beberapa bulan di Pondok, Iffah menjalin ukhuwah dengan anak santriwati dan para Ummi yang mengajar disana. Iffah sangat bahagia ketika menemukan seorang Ummi bernama Rita yang berkarakter lembut dan baik hati. Beliau adalah seorang guru Fiqih. Ummi Rita menetap di area Pondok sehingga ketika bosan di kamar, Iffah berkunjung ke rumah Ummi yang tak jauh dari asrama. Ummilah yang setia mendengar cerita suka duka impian Iffah selama di asrama.

Perasaan bingung mulai menyapa Iffah. Beberapa bulan di Pondok, Iffah merasa kurang maksimal belajar. Guru khusus untuk mendidiknya tidak ada. Berhubung Iffah hanya sendirian mengulang kembali satu tahun di pondok, Iffah masih merasa awam dengan pelajaran di Pondok yang sangat jelas jauh berbeda ketika di SMA dahulu. Berat rasanya melaluinya. Usaha terus dilakukan Iffah mulai dari belajar sendirian mencari ilmu ke rumah Ummi yang berada di area Pondok. Tapi tetap saja Iffah merasa kurang maksimal dengan cara begitu. Iffah bingung, otaknya terus berpikir. Waktu berputar semakin dekat akan tetapi ilmu yang didapatkan baru sedikit. Kegelisahan mulai membumbung tinggi di hatinya. Tengah malam, diadukannya masalahnya. Rutin setiap malam tak mengenal malas.

Keesokannya, Iffah menceritakan masalahnya di Pondok dan impiannya kepada Ummi yang kebetulan alumni Al-Azhar. Perbincangan semakin ramai ketika para Ummi yang lain pun turut memberikan saran. Istikharah pun, Iffah laksanakan.
“Ya Allah, apa yang harus hamba lakukan? Hamba bingung, apakah hamba harus pulang ke rumah? Meraih mimpi di jalan lain. Ya Allah, berikanlah petunjuk dan jalan keluar yang terbaik bagi hamba.” Iffah menangis tersedu-sedu dalam doanya.

Beberapa hari, Iffah merenung dalam kesendirian. Ya Allah, apa yang harus hamba lakukan? tanya Iffah lirih dalam hati. Perbincangan dengan para Ummi kemarin, membuatnya memutuskan untuk keluar Pondok. Tekadnya semakin bulat. Iffah tetap tegar menghadapi kenyataanya pahit. Barang-barang telah selesai di-packing semalam.

Pagi harinya, salam terakhir yang mendung di waktu Dhuha, menghantarkan Iffah pamit kepada adik-adik dan para Ummi yang sempat hadir dalam kehidupannya. Mengenal mereka adalah anugerah terindah bagi Iffah. Berat rasanya meninggalkan Pondok dengan suasana Islamnya yang kental. Air matapun jatuh membasahi wajah manisnya ketika bersalaman kepada para Ummi, khususnya Ummi Rita.
“Anakku… yakinlah Allah akan mengabulkan keinginanmu suatu saat nanti.” Lirih suara pesan Ummi Rita.
Iffahpun semakin terharu. “Aamiin.” Jawabnya sambil berpelukan erat dengan Ummi Rita.

Menapaki jalanan menuju pintu gerbang, Iffah perlahan menjauh dari kerumunan para Ummi dan santriwati. Iffah berjalan membawa koper barang di temani Mbak Dian yang kebetulan alumni SMA 4 Lahat yang bekerja menjadi seorang guru di Pondok.

Setibanya di mulut pintu, Iffah dan mbak Dian naik beca motor, kendaraan yang sangat akrab dengan warga masyarakat di Indralaya itu disingkat menjadi “betor” menuju terrminal untuk mencari bus tujuan kota Lahat.

Bus yang dinanti tiba. Iffah pun pamit bersalaman dengan Mbak Dian. Iffah bergegas naik sendirian ke dalam bus dengan membawa koper dan kardus yang berisi peralatan selama di asrama. Iffah memberanikan diri pulang sendirian. Ini adalah pengalaman pertama Iffah di kota orang.

Bus meluncur kencang. Iffah duduk sendiri di dekat pintu ditemani seorang laki-laki yang disebut Kenek yang sesekali berdiri di depan pintu Bus. Pikiran Iffah menggelayut di otaknya selama mobil meluncur. Hatinya menangis. Di ambilnya mushaf tersayangnya di tas kecil yang selalu menemaninya dikala sedih maupun gembira. Perlahan dibuka dan dibacanya dengan shirr.

Lima jam perjalanan masih jauh. Tiba-tiba Kenek itu menyapa Iffah.
“Banyak sekali barang bawaannya, Dek?”
Iffah hanya menggeroreskan senyum sedikit. Perbincangan pun selalu di awali oleh Kenek yang dipanggil Iffah dengan sebutan “Kakak” itu.
Akhirnya Iffah pun mengeluarkan suara. “Iya Kak, dari Pondok.” Jawab Iffah ramah.
Perbincangan semakin terarah ketika si Kakak banyak bertanya tentang Pondok Pesantren. Iffah pun menjawab satu per satu tentang kehidupan di sana. Akhir perbincangan, Kakak Kenek itu memberikan pesan untuk meraih mimpi itu perlu “DUIT.”
Iffah spontan mengerutkan keningnya. Kakak pun kembali menegaskan. “Iya perlu DUIT, Dek.” Ucapnya serius. “Ayo tahu gak DUIT?”
Iffah pun berfikir DUIT itu adalah uang. Ternyata jawabannya adalah “Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal” yang disingkat menjadi DUIT.
“Oh… begitu ya, Kak?” Jawab Iffah malu dalam hati.
Subhanallah, pesan yang sangat bagus sekali dari seorang Kenek. Hati Iffah menjadi terhibur dengan pesan si Kakak yang kelak akan selalu diingatnya.

Setiba di rumah, Iffah masih dirundung pilu seakan begitu berat ujian yang diberikan Allah kepadanya. Hampir satu tahun sudah, Iffah berada di rumah ditemani buku-buku Islam yang dibacanya. Ilmunya semakin bertambah. Pelajaran demi pelajaran membuatnya berfikir positif. Ujian demi ujian membuatnya semakin dekat kepada Allah. Shalat malam, witir, fajar, dhuha, nyaris tak pernah ditinggalkannya selama satu tahun ini.

Pagi dan sore Alma’tsurat selalu dibacanya. Mushaf ungu yang selalu dibacanya sehari 1 juz. Hafalan yang tetap berjalan. Tak menyangka setelah pulang dari Pondok, Iffah bisa menghafalkan Surat Ar-Rahman yang dianggapnya dahulu sulit.
Ternyata mantra “Man Jadda Wajadda” sangat mujarab untuk meraih mimpinya. Alhamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakatan fih. Iffah tak putus asa meski mimpinya belum terwujud. Iffah tetap berusaha dan bersemangat menggenggam impiannya.
Iffah teringat pada sebuah ayat dalam firman Allah SWT; “Sesungguhnya Allah tidak akan mngubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS.Ar-Ra’d ‘[13]:11). Ini adalah pelajaran yang Iffah dapat di bangku SMA. Iffah men-tadabbur-i firman itu dengan membacanya berulang-ulang untuk dapat memahami dengan penuh pada isi yang disampaikan.
Dalam benak Iffah, teringat juga akan sebuah hadits; “Tidak ada yang bisa mengubah qadha-nya Allah kecuali doa.” (H.R. Tirmidzi). Ditambah dengan mantra “Man shabara zhafira”, Iffah tetap menggenggam impiannya melalui firman Allah yang berbunyi; “Dan mintalah pertolongan kepada Tuhanmu dengan melaksanakan shalat dan dengan sikap sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 45].
Iffah selalu berdoa dengan ber-khusnudzan kepada Allah. Iffah teringat sebuah hadits riwayat Muslim; “Tak perlu berkata seandainya, ikhlaskan semua. Ini adalah takdir yang telah tertulis di Lauh Mahfuz lima puluh ribu sebelum alam raya diciptakan.”
Tak perlu menangis karena kegagalan. Kegagalan baginya adalah sukses yang tertunda. Karena itu, Iffah bangkit dan berusaha kembali menggenggam impian. Tersenyumlah, Allah sedang mempersiapkan kesuksesan yang lebih indah untuk hamba-hamba Allah di masa datang. Allah tidak akan pernah menjadikan hambanya dengan sia-sia. Iffah semakin yakin bahwa suatu saat nanti Allah akan mengabulkan impianya melalui “Man Jadda Wajadda”.
Meski dari lulusan SMA dan bukan dari lulusan Pondok Pesantren, bukanlah halangan untuk mengukir prestasi dalam bidang apapun yang diimpikan. Niat yang baik karena-Nya, maka Allah akan memudahkan jalan menuju impian.

~ SELESAI ~

Created: May 13, 2013




Tag : ,

9 pertanyaan penting tentang keuangan


9 pertanyaan penting tentang keuangan

An Article by MOCHAMAD MULKI

بِسْـــــــــمِ ï·²ِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيم

Sebelum menikah, tak sedikit orang yang terbuai dengan mimpi manis tentang kisah cinta yang berakhir bahagia selamanya. Namun pernahkah Anda membayangkan bahwa pernikahan bisa berakhir hanya karena masalah keuangan?

Survei yang dilakukan oleh American Psychological Association membuktikan, belakangan ini semakin banyak pasangan yang bercerai karena masalah keuangan. Survei ini juga mengungkapkan bahwa uang merupakan salah satu masalah terbesar yang memicu timbulnya stres dalam kehidupan rumah tangga.

Keuangan yang sehat adalah pondasi kuat untuk membangun sebuah kehidupan rumah tangga. Sebelum akhirnya Anda memutuskan untuk menikah, cobalah jawab pertanyaan berikut agar masalah keuangan tidak menjadi bumerang dalam rumah tangga Anda kelak.

1. Berapakah Skor Kredit Anda?
Skor kredit adalah sebuah angka yang menunjukkan kemampuan keuangan seseorang. Misalnya kemampuan bulanan untuk mencicil rumah ataupun tagihan-tagihan rutin. Banyak wanita dengan skor kredit bagus, menikahi pria dengan skor kredit buruk. Pada akhirnya hal ini akan memicu timbulnya masalah dalam rumah tangga.

Carmen Wong Ulrich, seorang perencana keuangan dan penulis buku 'The Real Living Cost' menyarankan untuk menanyakan hal ini terlebih dulu kepada pasangan sebelum menikah. Tanyakan juga alasan kenapa skor kreditnya buruk, apakah karena dia terlalu boros atau posisi di kantor kurang mendukung.

2. Apakah Anda Mempunyai Utang?
Pertanyaan ini sangat penting untuk diajukan. Apakah orang yang akan Anda nikahi mempunyai utang? Jika punya, utang sepeti apa itu? Apakah utang kartu kredit atau utang lain? Selain itu, tanyakan juga, apakah nantinya setelah menikah Anda harus ikut menanggung utang ini? Pastikan hal-hal seperti ini tidak akan menjadi masalah bagi Anda berdua dalam kehidupan mendatang.

3. Aset Apa yang Dimiliki?
Banyak orang yang tidak tahu berapa asetnya dan dalam bentuk apa saja. Apakah berupa rumah, tanah, emas, saham, obligasi atau reksadana. Anda perlu memastikan semua itu sebelum menikah, karena hal ini adalah sebuah gambaran untuk membangun masa depan bersama.

4. Apakah Anda Seorang yang Boros atau Hemat?
Sifat ini tentu sudah terlihat ketika pacaran, namun ada baiknya didiskusikan dengan pasangan agar lebih tahu mengenai karakteristik belanja masing-masing. Apakah anda pasangan yang sama-sama suka menabung? Atau pasangan yang sama-sama boros? Atau kombinasi suka menabung dan boros? Tentu saja hal ini punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

5. Apa yang Anda Inginkan 5-10 Tahun ke Depan?
Diskusikan kehidupan seperti apa yang Anda berdua inginkan, baik itu menyangkut penghasilan bersama dan tujuan bersama. Berapa rumah atau mobil yang ingin Anda berdua miliki? Berapa kali liburan yang akan Anda berdua lakukan selama setahun? Disini Anda perlu membuat penyesuaian keuangan bersama sehingga pada akhirnya bisa mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan di awal.

6. Berapa Anak yang Anda Inginkan?
Memiliki anak tentu impian semua pasangan, namun diskusi ini bukan tentang seperti apa anak Anda kelak. Biaya mengurus anak semakin hari semakin mahal, jadi sebelum menikah bicarakan terlebih dulu jumlah anak yang Anda berdua inginkan, biaya untuk merawat anak tersebut, apakah ada salah satu di antara Anda yang berhenti bekerja untuk mengurus anak, dan semua hal yang berhubungan dengan itu. Ini akan menjadi pembicaraan yang cukup sulit mengingat hal ini belum terjadi, tapi sebaiknya Anda harus mempunyai persiapan yang matang untuk membangun sebuah keluarga.

7. Bagaimana Anda Akan Berbagi Tanggung Jawab?
Tanggung jawab keuangan dalam sebuah rumah tangga adalah tentang penghasilan, pengeluaran rutin, dan tabungan. Bicarakan mengenai pembagian tanggung jawab, siapakah yang akan mengatur pemasukan dan pengeluaran? Berapa yang akan ditabung? Dan siapakah yang akan membuat anggaran untuk semua itu? Hal ini perlu didiskusikan karena Anda berdua perlu tahu kelemahan dan kelebihan masing-masing dalam mengatur uang.

8. Bagaimana Anda Akan Membicarakan Masalah Keuangan Kelak?
Ketika Anda sudah memiliki rencana keuangan yang matang, diskusikanlah bagaimana cara mengajak pasangan berbicara apabila terjadi masalah keuangan kelak. Banyak pertengkaran terjadi karena salah memilih waktu bicara. Jadi sebelum ini menimpa Anda, bicarakan terlebih dulu tentang bagaimana Anda berdua akan menghadapi masalah seperti itu di masa mendatang.

9. Haruskan Anda Membuat Perjanjian Pranikah?
Membuat perjanjian pranikah bukan lagi hal yang tabu. Dalam beberapa kasus, perjanjian ini penting dibuat terutama ketika penghasilan Anda lebih tinggi dari pasangan, atau pasangan Anda memiliki cukup banyak utang. Jangan membayangkan perjanjian pranikah sebagai hal yang akan membawa Anda ke sebuah perceraian. Justru dengan adanya perjanjian ini penyelesaian masalah-masalah keuangan dalam rumah tangga bisa lebih jernih.

Created: May 13, 2013




Tag : ,

PENGERTIAN PUASA


Puasa secara bahasa adalah menahan diri dari sesuatu. Sedangkan secara terminologi, adalah menahan diri pada siang hari dari berbuka dengan disertai niat berpuasa bagi orang yang telah diwajibkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Detailnya, puasa adalah menjaga dari pekerjaan-pekerjaan yang dapat membatalkan puasa seperti makan, minum, dan bersenggama pada sepanjang hari tersebut (sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa diwajibkan atas seorang muslim yang baligh, berakal, bersih dari haidl dan nifas, disertai niat ikhlas semata-mata karena Allah ta'aala.

Adapun rukunnya adalah menahan diri dari makan dan minum, menjaga kemaluannya (tidak bersenggama), menahan untuk tidak berbuka, sejak terbitnya ufuk kemerah-merahan (fajar subuh) di sebelah timur hingga tenggelamnya matahari. Firman Allah swt : "Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar". (Al-Baqarah: 187).

Ibn 'Abdul Bar dalam hadis Rasulullah saw "Sesungguhnya Bilal biasa azan pada malam hari, maka makan dan minumlah kamu sampai terdengarnya azan Ibn Ummi Maktum", menyatakan bahwa benang putih adalah waktu subuh dan sahur hanya dikerjakan sebelum waktu fajar".

BEBERAPA FAEDAH PUASA

Puasa mempunyai banyak faedah bagi ruhani dan jasmani kita, antara lain:
1.      Puasa adalah ketundukan, kepatuhan, dan keta'atan kepada Allah swt., maka tiada balasan bagi orang yang mengerjakannya kecuali pahala yang melimpah-ruah dan baginya hak masuk surga melalui pintu khusus bernama 'Ar-Rayyan'. Orang yang berpuasa juga dijauhkan dari azab pedih serta dihapuskan seluruh dosa-dosa yang terdahulu. Patuh kepada Allah Swt berarti meyakini dimudahkan dari segala urusannya karena dengan puasa secara tidak langsung kita dituntun untuk bertakwa, yaitu mengerjakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya. Sebagaimana yang terdapat pada surat Al-Baqarah: 183, yang berbunyi ;"Hai orang-orang yang beriman diwajibkan bagi kamu untuk berpuasa sebagaimana orang-orang sebelum kamu, supaya kamu bertakwa".
2.     Berpuasa juga merupakan sarana untuk melatih diri dalam berbagai masalah seperti jihad nafsi, melawan gangguan setan, bersabar atas malapetaka yang menimpa. Bila mencium aroma masakan yang mengundang nafsu atau melihat air segar yang menggiurkan kita harus menahan diri sampai waktu berbuka. Kita juga diajarkan untuk memegang teguh amanah Allah swt, lahir dan batin, karena tiada seorangpun yang sanggup mengawasi kita kecuali Ilahi Rabbi.
Adapun puasa melatih menahan dari berbagai gemerlapnya surga duniawi, mengajarkan sifat sabar dalam menghadapi segalaa sesuatu, mengarahkan cara berfikir sehat serta menajamkan pikiran (cerdas) karena secara otomatis mengistirahatkan roda perjalanan anggota tubuh. Lukman berwasiat kepada anaknya :"Wahai anakku, apabila lambung penuh, otak akan diam maka seluruh anggota badan akan malas beribadah".
3.     Dengan puasa kita diajarkan untuk hidup teratur, karena menuntun kapan waktu buat menentukan waktu menghidangkan sahur dan berbuka. Bahwa berpuasa hanya dirasakan oleh umat Islam dari munculnya warna kemerah-merahan di ufuk timur hingga lenyapnya di sebelah barat. Seluruh umat muslim sahur dan berbuka pada waktu yang telah ditentukan karena agama dan Tuhan yang satu.
4.     Begitupun juga menumbuhkan bagi setiap individu rasa persaudaraan serta menimbulkan perasaan untuk saling menolong antar sesama. Saling membahu dalam menghadapi rasa lapar, dahaga dan sakit. Disamping itu mengistirahatkan lambung agar terlepas dari bahaya penyakit menular misalnya. Rasulullah Saw bersabda, "Berpuasalah kamu supaya sehat". Seorang tabib Arab yang terkenal pada zamannya yaitu Harist bin Kaldah mengatakan bahwa lambung merupakan sumber timbulnya penyakit dan sumber obat penyembuh".
Tiada diragukan kita dapati jihad nafsi, menyelamatkan dari segala aroma keduniaan dalam menahan hawa nafsu. Seperti yang dikatakan Rasulullah Saw,:
"Wahai pemuda/i, barang siapa yang telah memenuhi bekal, bersegeralah kawin, sesungguhnya itu dapat menahan dari penglihatan dan menjaga kemaluan. Dan barang siapa belum memenuhi maka berpuasalah, sesungguhnya itu adalah penangkalnya".

Dari uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa puasa mempunyai manfaat-manfaat yang tidak bisa kita ukur. Karenanya bersyukurlah orang-orang yang dapat mengerjakan puasa. Sebagaimana Kamal bin Hammam berkata, "Puasa adalah rukun Islam yang ketiga setelah syahadat dan salat, di syariatkan Allah Swt karena keistimewaan dan manfaatnya seperti: ketenangan jiwa dari menahan hawa nafsu, menolong dan menimbulkan sifat menyayangi orang miskin, persamaan derajat baik itu faqir atau kaya.

----
Dirangkum dari buku: THE ISLAMIC JURISPRUDENCE AND ITS EVIDENCES, Jilid III, karya Prof. Dr. Wahbah Al Zuhaily. (Tim penerjemah: Hendra Suherman, Eva Fachrunnisa, Ali Mu'in Amnur, dan Zaimatussa'diyah)